 |
PT BCA Finance (BCAF) didirikan dengan
nama PT Central Sari Metropolitan Leasing Corporation pada
tahun 1981 dengan komposisi saham dimiliki oleh PT Bank
Central Asia, The Long Term Credit Bank of Japan, dan
Japan Leasing Corporation. Perusahaan pada saat itu
memfokuskan diri pada pembiayaan komersial, seperti
pembiayaan mesin-mesin produksi, alat berat, dan
transportasi.
Pada tahun 2001, nama Perusahaan
berubah menjadi PT Central Sari Finance (CSF), dengan BCA
menjadi pemegang saham mayoritas Perusahaan dengan
kepemilikan saham sebesar 99,58%, kemudian pada tanggal 28
Maret 2005 CSF telah berubah nama menjadi PT BCA Finance (BCAF).
Kegiatan utama BCAF adalah pembiayaan kendaraan khususnya
roda empat (mobil), dan mengalami perkembangan yang
sangat pesat. Pada tahun 2000, total aktiva BCAF adalah
sebesar Rp 89 milyar, dan pada akhir tahun 2007 telah
mencapai Rp 1,44 Trilyun`dengan aktiva kelolaan lebih dari
Rp 5,79 Trilyun rupiah.
Pada tahun 2003, Perusahaan untuk
pertama kalinya menerbitkan obligasi dengan nama "Obligasi
Central sari Finance I Tahun 2003 dengan Tingkat Bunga
Tetap", sebesar Rp 200 Milyar. Obligasi ini telah jatuh
tempo dan dibayar lunas pada tanggal 29 september 2006.
kemudian pada tanggal 27 Februari 2007, perusahaan kembali
menerbitkan obligasi dengan nama " Obligasi BCA Finance II
Tahun 2007 dengan Tingkat Bunga Tetap", sebesar Rp 500
Milyar, dan diterbitkan dalam 4 seri, dengan jangka waktu
masing-masing adalah 54, 36, 42, an 48 bulan. Pada tahun
2008, obligasi tersebut memperoleh peringkat "Aa3.id" dari
Moodys Indonesia.
Bidang Usaha
Perusahaan memiliki izin usaha
berdasarkan SK Menteri Keuangan RI, yang meliputi bidang
usaha pembiayaan konsumen, sewa guna usaha, anjak piutang,
dan usaha kartu kredit.
Saat ini fokus usaha adalah
pembiayaan kendaraan bermotor (roda empat atau lebih); dan
pembiayaan untuk sewa guna usaha misalnya leasing untuk
alat berat, photo digital printer, dan mesin industri.
|
 |