Ada pertanyaan?
Astari Menjawab
Hubungi Astari
Copied!

Jangan Jadi Korban! Kenali Modus Penipuan Digital yang Semakin Marak

Perkembangan teknologi digital memberikan banyak kemudahan dalam bertransaksi. Namun, di sisi lain, berbagai modus penipuan digital juga semakin marak terjadi, termasuk penipuan yang mengatasnamakan perusahaan pembiayaan.

 

Berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) – OJK per 31 Mei 2025, telah diterima lebih dari 135.397 laporan penipuan keuangan dengan total kerugian mencapai Rp 2,6 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa kewaspadaan dan kesadaran dalam melindungi data pribadi menjadi hal yang sangat penting.

 

Penjahat siber menargetkan manusia karena lebih mudah dimanipulasi daripada sistem. Pelaku biasanya menghubungi korban melalui telepon, SMS, WhatsApp, email, atau media sosial dengan tujuan memperoleh data pribadi, seperti OTP, PIN, password, kode verifikasi, maupun mengarahkan korban untuk mengakses tautan yang tidak resmi.

 

Perlu diketahui bahwa data pribadi merupakan aset yang sangat berharga dan wajib dijaga kerahasiaannya. Jangan pernah memberikan OTP, PIN, password, atau informasi rahasia lainnya kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai perwakilan perusahaan.

 

Kebocoran data autentifikasi seperti OTP, PIN, password, atau informasi rahasia lainnya dapat menyebabkan :

  1. Pengambilalihan Akun - Pelaku dapat masuk ke akun perbankan, dompet digital, email, media sosial, atau aplikasi lainnya tanpa izin.
  1. Pencurian Dana - Saldo rekening, tabungan, atau dompet digital dapat dipindahkan ke rekening pelaku.
  1. Penyalahgunaan Identitas - Akun korban dapat digunakan untuk melakukan penipuan, mengajukan pinjaman online, atau aktivitas ilegal lainnya.
  1. Kebocoran Data Pribadi - Informasi pribadi seperti NIK, alamat, nomor telepon, dan data keuangan dapat diakses dan disalahgunakan.

 

Untuk melindungi diri dari berbagai modus penipuan, pastikan Anda:

  1. Hanya berkomunikasi melalui kanal resmi dan laporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada PT BCA Finance melalui https://bcafinance.co.id/kontak-kami
  2. Tidak membagikan OTP, PIN, password, maupun kode verifikasi kepada pihak lain.
  3. Tidak mengklik tautan atau memindai QR Code dari sumber yang tidak dikenal.
  4. Melakukan verifikasi atas setiap informasi yang diterima.

PT BCA Finance berkomitmen untuk melindungi data pribadi pelanggan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital dan menjaga keamanan data pribadi demi terciptanya transaksi yang aman dan terpercaya.

Waspada. Verifikasi. Lindungi Data Anda.

Copied!