Artikel
05 November 2024
Mobil Lecet, Apakah Bisa Klaim Asuransi?
Memiliki mobil pribadi adalah investasi yang besar, namun tak jarang pemilik mobil harus menghadapi situasi di mana kendaraannya mengalami lecet atau baret, baik akibat benturan kecil, goresan di parkiran, maupun kecelakaan ringan.
Lantas, bagaimana sebenarnya cara klaim asuransi mobil lecet? Jawabannya tergantung pada jenis asuransi yang dimiliki dan kondisi lecet pada mobil.
Apakah Mobil Lecet atau Baret Bisa Diklaim Asuransi?
Secara umum, lecet pada mobil dapat diklaim melalui asuransi, namun hal ini bergantung pada jenis asuransi yang dimiliki dan tingkat kerusakan pada mobil. Ada beberapa jenis lecet atau kerusakan ringan yang bisa diklaim, seperti:
- Goresan Akibat Kecelakaan: Jika mobil lecet akibat kecelakaan atau insiden tertentu yang tercakup dalam polis asuransi, biasanya ini bisa diklaim.
- Kerusakan Akibat Tabrakan: Lecet akibat tabrakan, baik dengan kendaraan lain, benda keras, atau penghalang jalan, umumnya termasuk dalam cakupan klaim asuransi.
- Lecet Akibat Vandalism: Jika ada tindakan perusakan, seperti goresan yang disengaja oleh pihak ketiga, Anda mungkin bisa melakukan klaim asuransi.
Namun, lecet yang terjadi karena kecerobohan atau kelalaian pribadi, seperti menyenggol tembok saat parkir, mungkin tidak selalu bisa diklaim, tergantung kebijakan dari perusahaan asuransi dan jenis polis yang dimiliki.
Jenis Asuransi yang Menerima Klaim Mobil Lecet
Ketika mobil mengalami lecet, banyak pemilik kendaraan yang bertanya-tanya apakah kerusakan kecil ini bisa diklaim ke perusahaan asuransi. Faktanya, tidak semua asuransi kendaraan menanggung klaim untuk kerusakan seperti goresan atau lecet ringan. Oleh karena itu, penting untuk memahami jenis asuransi yang menerima klaim mobil lecet agar Anda bisa merasa lebih tenang saat menghadapinya.
Berikut adalah jenis asuransi yang biasanya menanggung klaim untuk mobil lecet:
Asuransi Comprehensive
Asuransi comprehensive adalah jenis asuransi yang paling banyak dicari oleh pemilik mobil karena cakupan perlindungannya yang sangat luas. Sesuai dengan namanya, asuransi ini mencakup berbagai jenis kerusakan pada mobil, termasuk kerusakan ringan seperti goresan atau lecet.
Baik kerusakan akibat kecelakaan kecil, tergores oleh benda tajam, atau lecet karena peristiwa lainnya, semuanya bisa diklaim melalui asuransi all risk.
Keunggulan dari asuransi ini adalah perlindungan menyeluruh yang diberikan, mulai dari kecelakaan besar hingga kerusakan kecil. Namun, premi yang harus dibayarkan cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan jenis asuransi lainnya.
Asuransi TLO (Total Loss Only)
Meskipun asuransi TLO hanya memberikan klaim untuk kerusakan yang total atau kehilangan kendaraan, ada beberapa kondisi tertentu di mana lecet mobil bisa diklaim. Misalnya, jika lecet tersebut terjadi bersamaan dengan kerusakan besar akibat kecelakaan yang menyebabkan kerusakan parah pada mobil, klaim masih mungkin diajukan. Namun, jika hanya lecet kecil saja yang terjadi, maka asuransi TLO umumnya tidak akan menanggung klaim tersebut.
Asuransi TLO lebih terjangkau dari segi premi, namun perlindungannya lebih terbatas, dan tidak cocok bagi pemilik mobil yang ingin melindungi kendaraannya dari kerusakan kecil seperti lecet.
Cara Klaim Asuransi Mobil Lecet
Lecet pada mobil adalah hal yang sering terjadi, baik akibat benturan kecil maupun kecelakaan ringan. Jika mobil Anda memiliki asuransi, Anda berhak untuk mengajukan klaim atas kerusakan tersebut. Berikut langkah-langkah yang perlu Anda lakukan untuk proses klaim asuransi mobil lecet:
Ambil Dokumentasi Kondisi Mobil
Langkah pertama yang penting adalah mengambil dokumentasi lengkap kondisi mobil. Pastikan untuk memotret semua bagian mobil yang mengalami lecet atau kerusakan. Foto ini akan menjadi bukti yang kuat saat Anda mengajukan klaim. Sebaiknya ambil foto dari beberapa sudut dan pastikan gambar yang diambil jelas.
Lapor dan Isi Pengajuan Klaim
Segera setelah Anda menyadari kerusakan, hubungi pihak asuransi. Biasanya, ada batas waktu tertentu untuk melaporkan insiden, jadi jangan menunda-nunda. Setelah itu, Anda perlu mengisi formulir pengajuan klaim. Formulir ini bisa diisi secara online atau di kantor cabang asuransi, tergantung kebijakan perusahaan asuransi Anda.
Lengkapi Dokumen yang Diperlukan
Untuk mempercepat proses klaim, Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen pendukung, seperti:
- Polis asuransi
- Fotokopi KTP atau identitas lainnya
- Surat laporan kepolisian (jika diperlukan, biasanya untuk kerusakan yang disebabkan oleh kecelakaan besar)
- STNK kendaraan Mobil Lecet, Apakah Bisa Klaim Asuransi?
- Pastikan semua dokumen sudah lengkap agar klaim Anda bisa diproses tanpa hambatan.
Tunggu Hasil Keputusan
Setelah pengajuan klaim dilakukan, pihak asuransi akan memverifikasi dan mengevaluasi klaim tersebut. Proses ini bisa memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu tergantung pada tingkat kerusakan dan kebijakan perusahaan asuransi. Anda akan mendapatkan keputusan apakah klaim diterima atau tidak. Jika disetujui, proses bayar klaim asuransi mobil akan segera diproses.
Selama menunggu keputusan, perlu diketahui bahwa dalam beberapa kasus, ada biaya risiko sendiri atau yang biasa disebut dengan biaya klaim asuransi. Biaya ini merupakan sebagian kecil dari biaya perbaikan yang harus dibayar oleh pemegang polis. Misalnya, jika biaya risiko sendiri adalah Rp 300.000, Anda harus membayar jumlah tersebut meskipun klaim Anda diterima.
Itulah beberapa informasi seputar klaim asuransi mobil lecet. Agar terhindar dari kerusakan mobil termasuk kondisi mobil lecet, pastikan Anda terus berhati-hati dalam berkendara dan melakukan perawatan mobil secara rutin.
Bagi Anda yang butuh mobil baru, segera rencanakan kredit mobil Anda bersama BCA Finance yang disertai dengan pilihan asuransi mobil terbaik. Simulasi kredit juga bisa dicek terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.